Aksi Nyata - Modul 1.3 - Visi Guru Penggerak


Modul 1.3 membahas tentang Visi Guru Penggerak. 

Visi guru penggerak adallah representasi visual tentang bagaimana murid di masa depan, yakni mewujudkan murid yang ber-Porfil Pancasila. Dalam menyusun visi, guru hendaknya berpihak kepada murid sebagai landasarn segalam perubahan dalam pendidikan dengan pola pokir positif melalui pendekatan Inkuiri Apresiatif (IA) menggunakan tahapan BAGJA, meliputi;

  1. Buat pertanyaan,
  2. Ambil pelajaran
  3. Gali mimpi
  4. Jabarkan rencana
  5. Atur eksekusi

Selain itu, untuk memudahkan mewujudkan visi, dapat membuat praktik baik dengan Kanvas ATAP. Apa tantangan yang dihadapi melatarbelakangi. Sasarannya wellbeing anak. Prakarsa perubahan.

A adalah dari kata Awal (aset) bagian yang menceritakan aset ( kekuatan/hal positif dan potential yang belum diberdayakan) sebagai kondisi Awal untuk memulai sebuah perubahan.

T adalah Tantangan bagian yang menceritakan Tantangan stay kesulitan yang harus diselesaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

A adalah Aksi bagian yang menceritakan strategy dan pelaksanaan strategy belajar termasuk penyesuaian strategy bila Ada.

P adalah pelajaran/perubahan bagian yang menceritakan pelajaran hasil refleksi terhadap keseluruhan proses. Jika merupakan suatu inisiatif yang baru dikembangkan, bagian ini berisi harapan yang ingin di capai.

Berdasar kondisi dan kompentensi atau kekuatan yang dimiliki sekolah.

Kanvas Atap

TahapanDeskripsi
APada awalnya murid sering mengalami kesulitan dalam memahami setiap materi yang saya sampaikan. Padahal materi sudah disampaikan dengan santai dan bahasa yang mudah dipahami.
T
  1. Kurangnya fokus murid saat materi di sampaikan
  2. Metode pembelajaran yang masih monoton
  3. Fasilitas sekolahan yang kurang memadai
A
  1. Memberikan ice breaking di kelas
  2. Menggunakan metode belajar yang bervariasi
  3. Menggunakan media pembelajaran dan memanfaatkan IT
PPerubahan yang diharapkan nanti murid menjadi lebih fokus dalam pembelajaran, mampu memahami materi yang disampaikan. Sehingga nanti akan meningkatkan hasil belajar mereka





Jurnal ini dapat berupa cerita 1 paragraf tentang 1 hal menarik yang Bapak/Ibu temukan dalam proses Aksi Nyata.

Biasanya dalam mengajar seperti sedang diburu-buru. Sehingga dalam kegiatan pelaksanaan pembelajaran cenderung monoton, ceramah, dan pembelajaran berpusat pada siswa.

Kegiatan pembelajaran dibuat menjadi lebih mengaktifkan siswa, sehingga kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa. Siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Untuk menghindari kebosanan dalam kelas, dibuat kegiatan pembelajaran yang asik. Melibatkan siswa menjadi lebih aktif, salah satunya dengan membentuk kelompok diskusi.

Selain itu, perlu diberikan selingan permainan, ice breaking agar siswa kembali fokus, segar kembali. Sehingga siswa merasa fresh dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran lagi.

Selain menjadi catatan pengembangan profesi Bapak/Ibu, jurnal singkat ini akan membantu Bapak/Ibu saat hendak menulis artikel refleksi di akhir paket modul dan melakukan pendampingan individu bersama Pengajar Praktik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages