Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak



Dalam kesempatan ini saya akan menulis mengenai Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.2 tentang Nilai dan Peran Guru Penggerak. Jurnal ini dibuat untuk melakukan refleksi diri setelah mengikuti sebuah kegiatan pendidikan, Jurnal ini ditulis secara rutin setiap dua mingguan. Jurnal dwi mingguan merupakan salah satu tugas yang harus dibuat oleh setiap calon guru penggerak.

Dalam jurnal refleksi ini saya mempergunakan model 1 yaitu model 4F yaitu : 1. Fact, 2. Feeling, 3.Findings, 4. Future yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P ( a. Peristiwa; b. Perasaan; c. Pembelajaran; dan d. Penerapan ).

a. Facts (Peristiwa)

Setelah saya mempelajari modul 1.1 tentang Pendidikan menurut Ki Hajar dewantara, dilanjutkan ke modul 1.2 tentang nilai-nilai dan peran guru penggerak. Pada modul 1.2 dimulai dengan setiap CGP membuat trapesium usia.

Dari trapesium usia yang sudah saya buat, saya banyak mendapatkan pembelajaran baru, yaitu bahwa kejadian negative atau positif meskipun sudah lama berlalu tetapi kejadian tersebut masih bisa saya ingat. Hal tersebut menjadi pembelajaran bahwa sebagai guru saya harus bisa menjadi momen positif untuk siswa-siswa saya dan mengusahakan jangan sampai ada momen atau kejadian negatif yang dirasakan oleh siswa saya. Selanjutnya saya mengidentifikasi nilai-nilai Guru Penggerak yang sudah ada pada diri saya. Kemudian bagaimana nilai-nilai guru penggerak tersebut bisa dilakukan dan dioptimalkan dalam pembelajaran maupun dalam kepemimpinan di sekolah tempat saya mengajar.


Kemudian pada materi selanjutnya, saya diminta untuk mengidentifikasi nila-nilai guru penggerak yang sudah ada pada diri saya. Kemudian bagaimana nilai-nilai guru penggerak tersebut bisa dilakukan dan dioptimalkan dalam pembelajaran (pemimpin belajar). Materi di dalam modul 1.2 ini terbagi atas 3 materi besar yaitu bagian A tentang konsep manusia tergerak, lalu bagian B tentang konsep manusia bergerak, dan bagian C tentang konsep menggerakkan manusia.

Selanjutnya selama kurang lebih selama dua minggu mulai belajar mandiri melalui LMStentang  Nilai dan Peran Guru Penggerak. Setelah itu, dilaksanakan ruang kolaborasi bersama fasilitator yakni Ibu Elpina Sinda M, dimana saya bersama teman-teman saling sharing dan berdiskusi mengenai Nilai dan Peran Guru Penggerak serta penerapannya di sekolah. Kemudian kami diharuskan membuat karya berupa demonstrasi konstektual.

Selanjutnya mengikuti kegiatan elaborasi pemahaman Modul 1.2 pada hari kamis, 22 September 2022 Sesi 2 (13.00 - 14.30) bersama instruktur yaitu Bpk. Mualip melalui Gmeet. Pada kegiatan ini saya banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman yang disampaikan instruktur dan teman-tean CGP lainnya. Instruktur memberikan asupan ilmu tentang pemahaman yang sangat mendalam mengenai Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak. Serta mendapat banyak pemahaman baru hasil dari diskusi dan intruktur melalui tanya jawab yang dilontarkan atau pun tanggapan oleh CGP lainnya dari beberapa daerah lain.

b. Feelings (Perasaan)

Setelah mempelajari modul 1.2 ini, tentang nilai dan peran guru penggerak, saya menyadari bahwa sudah terdapat beberapa nilai dan peran guru penggerak yang selama ini ternyata telah saya lakukan secara tidak saya sadari. Saya merasa senang akan hal itu. Saya mulai tergerak dan merasa bersemangat untuk melakukan perubahan pada diri saya sendiri terlebih dahulu. Saya ingin memperbaiki hal-hal yang kurang baik selama ini, lalu berusaha menumbuhkan nilai dan peran yang mesti dimiliki oleh seorang guru penggerak. Setelah saya tergerak, selanjutnya saya ingin menggerakkan rekan sejawat di sekolah sehingga bisa bergerak bersama mewujudkan peserta didik yang berkarakter Profil Pelajar Pancasila untuk Indonesia yang lebih baik dan ikut berperan dalam perubahan pendidikan Sehingga menjadi Guru Penggerak di masa depan.

c. Findings (Pembelajaran)

Banyak pengalaman dan ilmu yang saya peroleh selama dua minggu mempelajari modul 1.2, yaitu sebagai berikut :

Mendapatkan pembelajaran tentang bagaimana cara kerja otak manusia, yaitu thinking fast dan thinking slow. Sebagai seorang pendidik, kita mesti membiasakan diri untuk thinking slow supaya kita tidak terburu-buru dalam menilai dan memutuskan sesuatu.

Lalu saya belajar tentang 5 kebutuhan dasar manusia, yaitu kasih sayang dan rasa diterima, kekuasaan, kesenangan, kebebasan, dan bertahan hidup.

Materi selanjutnya tentang tahap perkembangan manusia secara psikososial menurut erik erikson, diharapkan dengan kita tahu psikososial di setiap tahap perkembangan manusia, kita tahu apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan peserta didik di setiap tahapan perkembangannya. 

Selanjutnya diagram identitas gunung es yang menjelaskan konsep penumbuhan karakter. Fenomena gunung es di lautan dapat menggambarkan apa yang terlihat di permukaan tidak dapat menggambarkan apa yang ada di dalam laut. Fenomena ini dapat digunakan untuk membuat perumpamaan karakter. Karakter yang terlihat hanya 12% sedangkan 88% tidak terlihat.

Yang terakhir adalah materi mengenai 5 nilai dan peran dari guru penggerak yang harus saya miliki yakni sebagai pemimpin pembelajaran, menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi, mewujudan kepemimpinan murid dan menggerakkan komunitas praktisi.

d. Future (penerapan)

Pengembangan diri yang sederhana, konkret dan rutin yang dapat saya lakukan sendiri dari sekarang, untuk membantu menguatkan nilai-nilai dan peran saya sebagai Guru Penggerak;

  • Mengikuti pelatihan/seminar/diklat pengembangan diri secara mandiri dan tanpa paksaan
  • Memperbanyak literasi terkait pembelajaran yang manarik dan bermakna
  • Melakukan sharing dengan rekan sejawat maupun rekan CGP terkait pembelajaran yang baik
  • Mendesain pembelajaran yang kontekstual.
  • Melakukan kolaborasi dengan kepala sekolah, rekan sejawat, maupun orang tua siswa terkait kemajuan Pendidikan
  • Berupaya selalu berinovasi dan memunculkan ide-ide kreatif dalam mensukseskan proses pembelajaran


https://www.kompasiana.com/adhitya122086/637c58ec29f19e2ea447c462/jurnal-refleksi-dwi-mingguan-modul-1-2-cgp-angkatan-7

https://www.gurusiana.id/read/dewirofiah/article/jurnal-refleksi-dwi-mingguan-modul-12-nilai-dan-peran-guru-penggerak-385200

https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/cerita/jurnal-refleksi-dwi-mingguan-modul-1-2-nilai-nilai-dan-peran-guru-penggerak/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages